Anda punya modal? Tapi gak tau mau bisnis apa? Usaha foto copy mungkin menjadi ide bisnis yang luar biasa bagi anda. Tetapi, perlu diingat. Sabar dan tidak gegabah merupakan kunci besar bagi bisnis ini. Apalagi jika anda termasuk pebisnis pemula. Sebaiknya, persiapkan dulu dengan matang. Agar nantinya anda tidak cepat merugi.

Usaha ini mungkin terlihat mahal bagi sebagian orang,
disamping itu memiliki resiko modal yang macet jika tidak dapat menanganinya
dengan baik. Hai ini membuat banyak orang ciut nyali dan beralih menuju ke
usaha lain.
Ide Bisnis Fotocopy
Oleh karena itu, kami akan berbagi tips mengenai langkah
awal memulai sebuah bisnis foto copy untuk pemula. Berikut penjelasannya.
1. Persiapkan Modal
Usaha foto copy ini memerlukan modal yang tidak terbilang
sedikit. Mengapa? Karena selain anda membutuhkan mesin foto copy, anda juga
memerlukan sebuah tempat usaha yang jika tidak ada mau tidak mau harus
menyewanya.
Modal ini perlu anda siapkan sejak awal. Anda dapat menabung
terlebih dahulu atau bisa juga dengan meminjam (hutang) jika modal yang anda
miliki dirasa tidak cukup. Kedua pilihan ini tentunya memiliki resiko
masing-masing.
Perlu dipertimbangkan karena ini mencakup masa depan bisnis
anda, akan berlangsung seperti apa? Misalnya anda memilih untuk berhutang, itu
artinya bisnis anda harus berjalan dengan baik khususnya dalam beberapa tahun
awal agar anda bisa mencicilnya.
2. Mencari Lokasi Yang Strategis
Salah satu faktor penentu sukses tidaknya sebuah usaha
adalah dengan menentukan lokasi. Pastikan anda memilih lokasi yang tepat,
ketika memilih lokasi yang tidak baik maka akan mempengaruhi prospek usaha anda
kedepan.
Dimana lokasi yang strategis?
Tentu yang dekat dengan area sekolah, instansi, perkantoran,
dll. Karena kalangan dari mereka lebih membutuhkan jasa dari bisnis ini
dibandingkan yang lainnya dengan begitu anda akan lebih cepat memperoleh
keuntungan.
3. Pilih Mesin Foto Copy Yang
Tepat
Sekarang ini banyak menjamur mesin foto copy dengan beragam merek,
model, dan fungsinya. Yang mana pilihan anda ini akan berpengaruh pada modal.
Misalnya saja anda ingin membeli sebuah mesin foti copy yang multifungsi
(fotocopy, scanner, printing, dll) tentu biaya yang akan disiapkan pun lebih
besar dari sebuah mesin foto copy biasa (analog).
4. Cross Selling
Jangan hanya mengandalkan jasa foto copy saja, anda juga bisa menambahkannya dengan menjual jasa yang berhubungan dengan foto copy. Seperti jasa jilid, laminating, scanning, dan barang-barang ATK (Alat Tulis Kantor).
Jika perlu mengadakan jasa pengetikan atau printing. Karena
jika hanya mengandalkan jasa foto copy saja, akan membutuhkan waktu lama untuk
balik modal.
5. Membuat Rencana Bisnis
Ada baiknya jika anda menyiapkan rencana terlebih dahulu
untuk memulainya. Entah itu pebisnis pemula ataupun yang sudah berpengalaman.
Surveilah pengeluaran yang akan anda gunakan seperti perkiraan harga mesin foto
copy, sewa tempat, dll.
Semua dibuat rencana bisnis foto copy hingga rancangan
estimasi pengeluaran dan pendapatan per bulan, jangan sampai kita berani nekat
memulai ide bisnis tanpa rencana yang matang, kecuali siap kehilangan dana jika
terjadi kerugian.
6. Berikan Layanan Yang Memuaskan
Apabila semua telah selesai dirancang dan anda telah memulai
membukanya. Pastikan konsumen mendapatkan pelayanan yang memuaskan. Contohnya
mungkin dengan pelayanan yang ramah dan gesit dalam kecepatan pemesanan.
Itulah sebabnya bisa kita dapati, pekerja di foto copy
sangat gesit dalam melakukan pekerjaan seperti menghitung jumlah kertas,
memotong sesuai ukuran, dan lain sebagainya.
7. Jalin Relasi
Salah satu kesuksesan dari berbisnis yakni dengan menjalin
banyaknya relasi. Karena relasi yang banyak juga akan menarik pelanggan yang
banyak. Apalagi di era modern seperti ini, dimana persaingan pasar semakin
ketat. Kompetisinya pun sangat tinggi.
Begitulah tips-tips peluang usaha yang sekiranya dapat kami
sampaikan. Semoga dapat digunakan dengan baik. Selamat berbisnis. Bersiaplah
untuk menjadi pengusaha yang sukses.
0 Komentar